Menjadi Pengusaha Jamur Tiram (budidaya-2)
1 baris
2 baris
3 baris
4 baris
Keuntungan
Dalam waktu
lama lebih mudah di atur
Dalam waktu
lama mudah di atur
Dalam waktu
lama baglog agak sulit diatur karena mulai kempes
Dalam waktu
lama baglog sulit diatur karena mulai kemps
Kekurangan
Boros penyangga
Penyangga
Agak boros
Penyangga
Agak irit
Penyangga
sangat irit
tabel 1 penataan baglog
Kecuali untuk
ruang tempat yang sempit jarak antar rak dapat di system
jajar legowo dengan jarak antar as 80cm dan
30/40cm dengan ilustrasi berikut.
Untuk rak system
umum baglog dapat ditata 2 arah. Untuk system jajar legowo di tata 1 arah ke
luar. Meskipun system ini lebih irit tempat, namun pemanenan lebih sulit karena
baglog juga ditumbuhkan dari belakang. rak dapat di tata di dalam kumbung/
kandang jamur atau di ruangan yang tidak terpakai. Sesuaikan dengan sumberdaya
yang ada. Olesi semua tiang, penyangga serta dinding dengan kapur untuk menghalau
penyakit dan hama.
Penempatan
rak dalam ruangan tidak terpakai bisa disesuaikan dengan tempat di atur
sebaik-baiknya sesuai dengan rambu-rambu yang telah kami berikan. Untuk rak
yang di dalam kumbung diperlukan pengetahuan tentang membuat kumbung.
Kumbung jamur
tiram harus memiliki dinding/penutup, pintu, angin-angin dan saluran pengairan.
Ukuran kumbung dapat disesuaikan dengan lahan yang ada. Namun jika ada lahan
yang luas, ukuran ideal kumbung jamur adalah 8mx6m dengan kapasitas kurang
lebih 3000 baglog dengan system umum dan kurang lebih 4500 baglog dengan system
jajar legowo.
Untuk
dinding bisa menggunakan plastic mulsa, yang harganya relative jauh lebih murah
daripada pagar bamboo/kayu namun relative lebih aman. Plastic ditata sampai
keujung bawah namun di paku 30cm diatas tanah. Sehingga plastic dapat dibuka waktu
malam dan ditutup waktu siang.
Untuk atap
yang terbaik adalah dengan menggunakan genting dengan pasangan lebih tinggi.
Namun biayanya menjadi relative mahal pada perancangan kayu penyangga genting.
Yang lebih ringan bisa dengan atap esbes. Untuk esbes atur atap dengan tinggi
esbes bagian bawah minimal 3m. atau bisa juga dengan menggunakan daun
rumbia/daduk namun umur daduk tak lebih dari 2 tahun.
Untuk
lantai dapat berupa tanah atau untuk menjaga kebersihan dapat di rabat semen. Setelah
semua rak dan kumbung jadi, semprot seluruh bagian kumbung dengan larutan
disinfektan ( bisa juga dengan cairan pembersih lantai). Setelah kering, olesi
seluruh rak dengan larutan kapur gamping. Kemudian pasang instalasi penerangan
(untuk pemanenan di malam/pagi hari dan instalasi air untuk pengaturan suhu dan
kelembaban. Lengkapi pula dengan thermometer dan hygrometer).
bersambung ke Menjadi Pengusaha Jamur Tiram (budidaya-3)
0 komentar:
Posting Komentar